Apr
6th

Takdir

Author: Ayruel | Files under Islam

ASSALAMU ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH

17. Katakanlah: “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah
jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?”
Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindungdan penolong selain Allah.(Q-S Al Ahzab 17)

Masalah Takdir memang susah untuk dimengerti.Karena kebanyakkan kita berpikir dipengaruhi karena kepentingan2 kita sendiri.

Takdir …Ketentuan Allah yang sudah ditetapkannyaApakah ketentuan itu bisa dirubah….?
Nggak mungkin ALLAH menarik kembali ketentuannya…Apa mungkin sang pencipta mempunyai
ketentuan yang tak pasti?Apa mungkin KetetapanNYA akan kiamat ditarik kembali?
Apa mungkin ketetapan Adam diturunkan ke Bumi ditarik kembali?Nggak mungkin pastinya.

Mungkin pertanyaan seperti itu masih bisa kita jawab,tapi bagaimana dengan pertanyaan seperti ini:
Apakah ALLAH menetapkan seseorang di Neraka?Apakah ALLAH menetapkan seseorang miskin?
Apakah ALLAH menetapkan seseorang menjadi kafir?
Hmmmmmmmm…………Mungkin kita menjadi bingung sendiri oleh pertanyaan kita sendiri….

Lalu akan terlintas dari pikiran kita…..Apakah ALLAH diktator(berkehendak semaunya)?Hmmmmmmmmm………
Ya iyalah…..ALLAH jelas YAF’ALU MA YASYA” Pencipta harus punya titel “berkehendak semaunya”.
Pencipta harus punya hak kuasa akan ciptaanya…(itu logika loh…nggak mungkin pencipta diatur oleh ciptaannya).
Kita harus memahami..bahwa kata - kata diktator hanya kejam dalam pengertian sesama ciptaan (manusia,jin,binatang dll).
Seseorang pemimpin yang diktator akan dianggap kejam oleh rakyatnya.
Tapi kata2 diktator itu kejam jelas tak berlaku bagi sang pencipta.
Dan sekarang akan timbul dalam pikiran kita,apakah kita bisa merubah takdir kita?
Merubah takdir tentu saja kita takkan bisa.ALLAH yang menentukan saja tak merobah ketetapannya.
Kalau begitu,bagi yang berpikiran singkat akan membuat dia malas berusaha.
Hanya orang2 berpikiran singkat saja akan berpikiran seperti itu.
Padahal kalau kita sudah dikasih tahu akan takdir kita kemaren,seharusnya ada kiat kita untuk lebih meningkat ke depannya.
Contoh : kalau nilai hari kemaren kita, kita kasih angka 4 ,seharusnya untuk esok hari kita bisa meningkat ke angka5,6,7.
atau kita mempertahankannya di angka 4.

Takdir hanya ALLAH yang mengetahuinya,karena dia adalah Pencipta alam semesta.
kecuali orang2 yang telah dikasih tahu oleh ALLAH.Singkat kata….
Kalau kita mau mengetahui takdir ke depan kita dengan hasil baik,
kita harus berusaha dengan menyiapkan persiapan yang matang supaya mencapai hasil yang diinginkan.
Tapi andaikata kita tidak mempersiapkannya.Berarti kita tak menginginkan hasil baik.
begitu juga halnya kalau kita menginginkan sorga..ya kita harus melakukan perintahnya dan meninggalkan larangannya.
kalau sebaliknya,Neraka berarti idaman atau tujuan kita

Kesimpulannya:

Takdir : Takkan bisa dirubah,yang akan kita ubah adalah meningkatkan ibadah,cara,usaha dll kita
supaya mendapatkan takdir yang kita inginkan.tapi ingat bukan kita yang merubah takdir,
tapi ALLAH yang menetapkannya.Apapun hasilnya berarti itu ketetapan ALLAH.Baik atau buruk hasilnya.
Maka minta’lah kepada ALLAH supaya menempuh jalan yang lurus.IHDINAS SHIROTHOL MUSTAQIIM.

Wassalam

10 responses. Wanna say something?

  1. admin
    Apr 6, 2008 at 22:37:14
    #1

    kayaknya……penulisannya jelek nih

  2. haniifa
    Apr 7, 2008 at 12:59:05
    #2

    Assalamu’alaikum,
    Sepertinya begitu yach mas. Sunnatullah memang menjadi suatu ketetapan Allah Yang Maha Berkehendak. Tapi sejujurnya kita manusia juga ditetapkan dalam bentuk yang bermacam-macam, begitu juga dalam persepsi takdir.
    Dalam Surah Al La’il ayat 4, Allah berfirman :
    sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.” (QS 92:4)
    Saya cenderung usaha kita menjalani takdir dalam kontek selalu memohon petunjukNya agar diberikan kesudahan yang “baik”.
    Wassalam.

    @
    Perbedaan itu rahmat…

  3. yg gak lg login
    Apr 18, 2008 at 15:43:43
    #3

    Ada untungnya juga Takdir itu menjadi bagian dari RahasiaNYA ya? :)
    Saya juga udah pernah bahas ini :) silahkan dibaca di “Freewill & Predestination”.
    -salam kenal-

    @salam kenal juga
    Ah mas kayak nggak tahu aja,mas mungkin ngetes ya?Yang jelas ALLAH nggak mengambil keuntungan apa2(bahaya tuh….kalau beranggapan ALLAH mengambil untung dari segala sesuatu)Keuntungannya hanya buat manusia bukan ALLAH.Sebenarnya..Manusia itu ada kemampuan untuk untuk mengetahui takdie,akan tetapi,…Manusia tak mampu mengendalikan kemampuan itu,memang ada juga yang mampu ,seperti Nabi kita MUHAMMAD SAW,Nabi KHIDIR AS,dan nabi lainnya,serta wali ALLAH yang dikehendakiNYA.Kalau manusia semuanya mampu mengendalikan kemampuan itu ,,nggak jalan kayaknya roda kehidupan.Kan ada film2 barat memperlihatkan ada seorang bocah yang tahu temannya mati secara menggenaskan.kira2 gimana rasanya bagi sang bocah ,bisa2 dia gila akan itu.

    Wassalam

  4. adi isa
    Mei 19, 2008 at 11:24:57
    #4

    takdir artinya sudah…
    sesuatu yang belum terjadi, belum dinamakan takdir.

    @bagaimana dengan kiamat yang telah ALLAH tentukan…
    Walau hanya ALLAH yang tahu tapi ketentuannya kan tetap

  5. ratih
    Mei 22, 2008 at 14:37:13
    #5

    kalo gitu.. trus buat apa pernyataan Allah ini…???
    innallaha laa yughoyyiru maa bi qoumin… hatta yughoyyiru maa bi anfusihimm…

    seseorang bilang… takdir itu terletak diujung usaha manusia… dan aq setuju itu!

    setahuQ … ada Takdir yg memang ga bisa d’ rubah.. yg udah ditetapin sejak zaman azali.. gitu kan?!

    dan kalo memang speerti itu, berarti.. pernyataan diatas tadi emang berlaku dong!

  6. shavaat
    Jul 8, 2008 at 23:26:24
    #6

    gue percaya kalo takdir itu udah dituliskan.
    gue percaya Allah itu maha berkehendak
    gue percaya ada area yang ga bisa “diubah” manusia seperti waktu kematian.
    gue juga percaya, ada area yang manusia memiliki pilihan;
    pilihan berbuat baik-buruk, jujur-bohong, rajin-malas.

    kesemuanya itu di dalam kehendak Allah yang Maha Kuasa…

    benar ga sih? tapi gue percaya seperti itu

  7. Ayruel
    Jul 10, 2008 at 16:47:30
    #7

    Shavaat
    Karena kita nggak mengetahui apa yang telah ditetapkan,maka pilihlah..agar bisa mengetahuinya..hati2 loch..jgn salah pilih.pilihlah jalan yang telah ditetapkanNYA.
    Wassalam

  8. adi isa
    Jul 12, 2008 at 10:39:56
    #8

    @ayruel
    bagaimana dengan kiamat yang telah ALLAH tentukan…
    Walau hanya ALLAH yang tahu tapi ketentuannya kan tetap
    =======================================================

    kiamat belum masuk kategori takdir,
    karena belum terjadi, meski itu ketentuan.
    even juga masuk kategori ghaib.

  9. diki
    Jul 15, 2008 at 16:46:31
    #9

    jawabannya ngebingungin,ga jelas,buat pusing,ga bisa jawab apa takdir bisa dirubah ato tidak pake doa misalnya,gimana ini,lain kali yang jelas ya

  10. Ayruel
    Jul 22, 2008 at 15:13:51
    #10

    Adi Isa,,
    Ghaib kan hanya bagi kita,,,sedangkan bagi ALLAH .???
    Diki…nggak usah pusing …do’a adalah sarana penentu agar dapat pilihan jitu…soalnya kita tak mengetahui pilihan jitu tersebut.

Post a Comment