Apr
26th

Do’a agar dikabulkan

Author: Husni | Files under Islam

Assalamu alaikum wr wb

Q-S Al-baqarah 186.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Jadi kunci do’a di ayat atas adalah…

1.Tahu bahwa ALLAH dekat.
2.Yakin ALLAH lah yang mengabulkan do’a
3.Do’a dengan benar
4.Ikuti perintah ALLAH berarti tinggalkan juga larangannya
5.Beriman kepada ALLAH

Point 1 :
Ayat diatas sangat jelas mengatakan bahwa ALLAH dekat,jadi nggak ada cerita untuk membayangkan bentuknya ALLAH.Karena segala sesuatu baik itu terlihat di mata atau terlintas di pikiran sangat jelas mempunyai kelemahan,cacat dll.Dan tentu saja pencipta mesti tanpa kelemahan,nggak ada cacat sama sekali.Jadi kalau ingin mengetahui tentang ALLAH juga ketahuilah! bahwasanya ALLAH itu dekat,lebih dekat dari urat nadimu.

Point 2 :
Pencipta tentu punya kuasa akan segala2nya.Kalau nggak bukan pencipta namanya.Menciptakan alam saja adalah hal gampang bagi ALLAH,apalagi hanya mengabulkan do’a hambanya.lebih sepele lagi baginya.

Point 3 :
Ok… sekarang masalah do’a.Do’a akan dikabulkan ALLAH(entah do’a apa saja nggak ada spesifiknya) tentu hanya bagi orang yang benar2 berdo’a.Karena kebanyakan orang hanya membaca do’a atau hanya mengucapkan saja bahkan hanya amiin ikutan.

Point 4 :
Mengikuti perintah dan meninggalkan larangan ALLAH sangatlah penting.Karena dengan point ini terletak suksesnya sebuah permintaan.Do’a yang kita pinta tentu kita tak mengetahui diri kita akan kemampuan kita untuk melaksanakan pinta kita tersebut.Kesanggupan kita akan pinta kita ini akan ALLAH isi atau ALLAH beri terlebih dahulu sebelum proses do’a terkabulkan.entah itu melalui pengalaman dll .Kalau tak kita ikuti perintah dan tinggalkan larangan ALLAH akankah kita sanggup melalui proses tersebut.Akhirnya menambah lamanya do’a kita terkabulkan,trus kadangkala kita meminta do’a lainnya.yang membuat kita kewalahan melalui proses tersebut.Jadi hasilnya kalau tak mengikuiti perintah ALLAH dan meninggalkan larangannya,malah membuat kerepotan dan kewalahan kita sendiri,malah sampai ajal menjemput,do’a kita tersebut masih dalam tahap proses belum mencapai hasil.

Point 5 :

Dari point 1 sampai 4 tentu ini point ada dalam point terpenting semuanya.tapi sebenarnya yang lebih penting adalah setelah do’a terkabulkan,kebanyakan orang lupa akan ALLAH.dan ini akan berakibat sangat fatal.yang akan membuat do’a kita tersebut takkan bertahan lama malah berbalik menghancurkan kita sendiri karena dari point 1 sampai 4 udah hancur.Atau dengan kata lain : kalau tak beriman pada ALLAH,berarti kita tak ingin lagi dengan do’a kita dulunya(di cancel).

Akan tetapi semua point tersebut hanya bagi hamba2 ALLAH(coba perhatikan kembali ayat tersebut)Sedang orang2 kafir kebanyakan beriNYA,seperti seorang ayah memberi anaknya sesuatu dengan sipak(terjang) kaki uang 5000 rupiah(nih ambil,contoh).Diberi akan tetapi……………….(pembaca tahu sendiri)

Wassalam…

21 responses. Wanna say something?

  1. rumah bagonjong
    Apr 28, 2008 at 21:21:20
    #1

    salam……….

    tarimo kasih sanak atas partisipasinyo di blog ambo…

    kalau ambo agiah saran lai amuah???

    kalu dapek dalam manulihan ayat, salam atau yang bahubuangan jo tulisan arab, jan pernah buek abjad “O” contohnyo: Assalamu ‘alaikum Warohmatullah.
    tapi warahmatullah, karano dalam bahaso arab partikel “O” ndak pernah ado….

    isi blognyo mantap bana…….

    sukran….

    @Waalaikum salam
    Diagiah saran tantu namuah..sarang sanak rancak bana.insya allah wak pakai.
    Wa Syukron kasiiron.eh..wa syukran kashiiran aydhan

  2. danielle ndarusi
    Mei 3, 2008 at 11:00:29
    #2

    assalamualaikum wr wb
    kok tau id yahoo ane mas??
    btw salam kenal ya

    @waalaikum salam
    Dari blog2 ..nggak tau juga blog apaan ya..(udah lupa)
    Oh ya salam kenal juga..dan thank udah mampir ke blog belum tentu arah in
    i

  3. daeng fattah
    Mei 26, 2008 at 22:21:51
    #3

    Apaah ada bukti ilmiah kalau doa orang yangsungguh2 berdoa itu di kabulkan?

  4. haniifa
    Mei 27, 2008 at 08:50:06
    #4

    @mas Daeng Fattah
    Apaah ada bukti ilmiah kalau doa orang yangsungguh2 berdoa itu di kabulkan?

    Bukti do’a dikabul !! ;)
    Nabi Ibrahim a.s saat membangun baitullah (Ka’bah) bersama anaknya Nabi Ismail a.s disuatu daerah yang dinamakan Mekkah (lembah padang pasir), tidak lama setelah pembangunan sendi-sendi rumah peribadatan tersebut beliau berdo’a kepada Allah.

    Yaa Rabba kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur (QS 14:37)

    Secara logika mana ada buah-buahan melimpah ruah ditengah-tengah padang pasir yang gersang…
    Kenyataan sekarang, jika mas Daeng pergi kekota Mekkah maka akan sangat mudah menjumpai segala macam buah-buahan dari seluruh pelosok dunia.
    Artinya do’a Nabi Ibrahim a.s dikabulkan oleh Allah, walaupun anak-keturunannya tidak harus menanam pohon buah-buahan ditempat tesebut.
    Masalahnya kita berdo’a biasanya untuk diri sendiri, kebanyakan orang lupa bahwa keberhasilan kita adalah berkat do’a orang tua kita (baca: karuhun/root keturunan).

    Wassalam, Haniifa.

  5. adi isa
    Mei 27, 2008 at 11:26:02
    #5

    kalau menurut saya:
    doa yang terkabul itu doa yang tak terucap
    kapankah doa itu terkabul?
    doa saya sampai hari terkabul
    “saya selalu dijalan-Nya.

  6. haniifa
    Mei 27, 2008 at 11:38:07
    #6

    @mas Adi
    Betul, do’a yang terkabul adalah do’a yang tidak terucap oleh kita, tetapi telah diucapkan oleh orang tua kita :D
    Sedangkan do’a yang terucap oleh kita, bisa dikabul saat ini, atau suatu ketika saat anak-keturunan kita menuai buah do’a kebaikan dari kita.

    Wassalam, Haniifa.

  7. ANTONY
    Mei 27, 2008 at 14:52:09
    #7

    TESTING

  8. Ayruel
    Mei 28, 2008 at 17:41:50
    #8

    terkadang kita berdo’a yang tak sesuai dengan kemampuan kita…maka do’anya di denied karena tak mempunyai kekuatan pada diri kita atau istilah lainnya bertolak belakang dengan kemampuan kita.

  9. adi isa
    Mei 28, 2008 at 18:45:58
    #9

    @ayruel
    he..he..he. ya iyalah..
    karena doa itukan adalah usaha
    usaha disini maksudnya kerja keras dan perbuatan.
    iya to..

  10. daeng fattah
    Mei 29, 2008 at 15:17:07
    #10

    @Hniifa
    Dimasa kini ada gk? Yang bisa di amati gitu.

  11. Ayruel
    Mei 29, 2008 at 18:59:13
    #11

    keinginan kuat bisa mencapai status do’a loch

  12. haniifa
    Mei 30, 2008 at 10:37:20
    #12

    @mas Daeng Fattah
    Dimasa kini ada gk? Yang bisa di amati gitu.
    Contohnya mas Daeng sendiri :D
    Seperti apa yang mas Ayruel tambahkan bentuk do’a bisa merupakan keinginan yang kuat !!
    Saya perhatikan mas Daeng begitu tekun mempelajari abstraksi matematika dalam Al Qur’an, … Sayang diskusi kita tertunda soal Albert Einstein… coba mas telaah teori paruh waktu (di Al Qur’an := 1 laki-laki adalah 2 bagian wanita).
    Atau…
    Dalam ilmu sejarah… coba mas telaah kegagalan Hitler dalam penyerangan ke Rusia… Ingat tangan kanan Hitler adalah seorang Jendral yang sangat jenius … (inital “G”)
    Selamat mengukap… :D

    Wassalam, Haniifa.

  13. daeng fattah
    Jun 7, 2008 at 12:43:03
    #13

    Masih di masa lalu tuh. Maksudnya sekarang gitu.

  14. haniifa
    Jun 9, 2008 at 20:12:47
    #14

    Apa nyank nulis :
    Masih di masa lalu tuh. Maksudnya sekarang gitu.
    Pake mesin waktu gituh… ha.ha.ha.

  15. valian
    Jun 18, 2008 at 15:34:11
    #15

    assalamu’alaikum warahmatullah
    kaifa haluka / bagaimana kabarnya ?
    ‘afwan / maaf baru bisa melantunkan komentar yang sebelumnya ana memang lagi jarang singgah ke blog. Syukran / terima kasih atas komentar antum.
    Saudaraku, ana ingin menyampaikan apa yang sepatutnya ana terangkan. Guna untuk diri ana sendiri dan antum serta untuk orang-orang yang ingin selalu senantiasa mengikuti jejak perjalanan orang-orang mukmin yang pertama yaitu para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
    Ketauhilah saudaraku bahwa syarat diterima suatu amal itu ada dua, yaitu :
    1. Ikhlas
    2. ‘Ittiba Rasul (mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam)

    Dan tentang aina Allah / dimanakah Allah ?
    Jawabnya Fis sama’ / diatas Langit/’Arsy
    Syarah / penjelasannya termaktub di :
    1.Nash-nash Al-qur’an
    2.Al-Hadist

    Itulah dalil-dalil yang menguatkan alasannya bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy.
    Jika ada sebagian manusia yang menentang keyakinan ini dengan ra’yu / akalnya setelah datang kebenaran baginya, maka orang itu akan Allah biarkan bergelimang didalam kesesatan yang telah dikuasainya itu.

    I’tiqad / keyakinan ahlus sunnah wal jama’ah bahwa Allah bersemayam di atas langit. Adapun nash yang menunjukkan Allah itu adalah dekat dan Allah sellau bersama kita dimanapun kita berada yaitu dengan Pengawasan dan Ilmunya.
    Untuk lebih jelasnya antum bisa mempelajarinya di situs almanhaj.or.id / darussalaf / salafy, dll.

    Ada sedikit tambahan saudaraku, jika ada yang memainkan ra’yunya atau memanjakan akalnya, maka katakan saja kepada anak kecil yang pikirannya belum atau tidak dimasuki oleh pemikiran-pemikiran kotor, sesat dan menyesatkan. Insya Allah anak itu akan menjawab diatas. Dan perlu pula kita memahami bahwa kemanakah perjalanan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika Isra’ Mi’raj. Apakah ke bawah, kemana-mana, ke kanan, kiri atau kemana ?. Insya Allah antum mengetahui jawabannya.
    add YM ana ya ? di valian_z@yahoo.co.id
    ana mengajak antum marilah kita saling menasihati dalam mentaati kebenaran dan dalam menetapi kesabaran.
    Jazakallahu Khairan.

  16. valian
    Jun 18, 2008 at 16:55:01
    #16

    assalamu’alaikum warahmatullah
    kaifa haluka / bagaimana kabarnya ?
    ‘afwan / maaf baru bisa melantunkan komentar yang sebelumnya ana memang lagi jarang singgah ke blog. Syukran / terima kasih atas komentar antum.
    Saudaraku, ana ingin menyampaikan apa yang sepatutnya ana terangkan. Guna untuk diri ana sendiri dan antum serta untuk orang-orang yang ingin selalu senantiasa mengikuti jejak perjalanan orang-orang mukmin yang pertama yaitu para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
    Ketauhilah saudaraku bahwa syarat diterima suatu amal itu ada dua, yaitu :
    1. Ikhlas
    2. ‘Ittiba Rasul (mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam)

    Dan tentang aina Allah / dimanakah Allah ?
    Jawabnya Fis sama’ / diatas Langit/’Arsy
    Syarah / penjelasannya termaktub di :
    1.Nash-nash Al-qur’an
    2.Al-Hadist

    Itulah dalil-dalil yang menguatkan alasannya bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy.
    Jika ada sebagian manusia yang menentang keyakinan ini dengan ra’yu / akalnya setelah datang kebenaran baginya, maka orang itu akan Allah biarkan bergelimang didalam kesesatan yang telah dikuasainya itu.

    I’tiqad / keyakinan ahlus sunnah wal jama’ah bahwa Allah bersemayam di atas langit. Adapun nash yang menunjukkan Allah itu adalah dekat dan Allah selalu bersama kita dimanapun kita berada yaitu dengan Pengawasan dan Ilmu-Nya.
    Untuk lebih jelasnya antum bisa mempelajarinya di situs almanhaj.or.id / darussalaf / salafy, dll.

    Ada sedikit tambahan saudaraku, jika ada yang memainkan ra’yunya atau memanjakan akalnya tentang jawaban dari pertanyaan dimanakah Allah ?, maka katakan saja kepada anak kecil yang pikirannya belum atau tidak dimasuki oleh pemikiran-pemikiran kotor, sesat dan menyesatkan. Insya Allah anak itu akan menjawab diatas. Dan perlu pula kita memahami bahwa kemanakah perjalanan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika Isra’ Mi’raj. Apakah ke bawah, kemana-mana, ke kanan, kiri, kedalam hati atau kemana ?. Insya Allah antum mengetahui jawabannya.
    add YM ana ya ? di valian_z@yahoo.co.id
    ana mengajak antum marilah kita saling menasihati dalam mentaati kebenaran dan dalam menetapi kesabaran.
    Jazakallahu Khairan.

  17. valian
    Jun 18, 2008 at 19:58:45
    #17

    assalamu’alaikum warahmatullah
    ‘afwan ada sedikit tambahan tentang jawaban seorang anak kecil yang ditanya dimanakah Allah. Insya Allah atas izin Allah ia akan menjawab dengan hati nuraninya yaitu diatas. Bahkan seorang anak non muslim pun kalau ditanya demikian, maka kita akan mendapatkan jawaban yang sama. Allahu ‘alam bish shawab
    Barakallahu fiik

  18. haniifa
    Jun 18, 2008 at 20:29:01
    #18

    Dimanakah Allah berada ??
    Gimana kalau kita bacakan saja (QS 50:16), yang artinya :
    Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,
    Kalau masih bertanya lagi ??
    Jawab saja: saya juga tidak tahu pastinya

  19. Ayruel
    Jun 19, 2008 at 16:45:58
    #19

    kalau ALLAH di arsy….
    hmmmm…apa mungkin ALLAH diliputi makhluk…
    sedangkan arsy adalah ciptaannya….
    ALLAH tak bertempat,,,
    ALLAH tak tunduk pada makhluk
    ALLAH tak ada yang sama dengannya….

    Ma’af aja nich valian…kalau ALLAH di arsy…malaikat di langit….jin di bumi dan dilangit…manusia di bumi ,..binatang di bumi…
    Wach…..nyamain….ALLAH donk….
    gitu aja dech….gue lebih suka make yang pendapat haniifa,,,….

  20. lovepassword
    Jul 3, 2008 at 12:49:27
    #20

    Masalah dikabulkan atau tidak pada prinsipnya ya terserah yang mengabulkan dong.

    Yang diminta apa dulu, mintanya sopan atau nggak, sungguh-sungguh atau nggak - emang berpengaruh sih. Tetapi sekali lagi prinsipnya : Terserah Allah kan ?

    Mengabulkannya kapan atau tidak dikabulkan juga terserah - pihak yang kita mintai tolong.

    Kalau pnedukung Spanyol minta Spanyol menang piala Eropa, kalau pendukung Jerman juga berdoa hal yang sama.
    Apa coba yang mesti diperbuat Allah ?

  21. Ayruel
    Jul 3, 2008 at 16:14:03
    #21

    doa…kan diputus doa…
    yang bisa mematahkan senjata ampuh ini…hanya senjata tersebut .

Post a Comment